[Image Source: J Kelly Brito on Unsplash]

 

Konsep AIDA yang terdiri dari Attention (perhatian), Interest (Ketertarikan), Desire (Keinginan), dan Action (Aksi) merupakan salah satu formula penting dalam strategi pemasaran. Formula ini bisa menjadi patokan dari tujuan marketing yang dilakukan oleh suatu bisnis, apakah hanya untuk membuat publik aware dengan keberadaan produk atau membuat publik mengambil aksi untuk membelinya.

Melalui konsep AIDA, marketer mampu menyusun strategi pemasarannya agar bisa berjalan efektif dan efisien, begitu juga dengan copywriter. Sebagai salah satu aspek penting dalam pemasaran, copywriting juga tak luput dalam menerapkan konsep AIDA. Copywriting merupakan teknik menulis persuasi yang umumnya digunakan dalam kegiatan pemasaran.

Dengan konsep AIDA, kamu bisa mulai membuat copy dengan mudah dan mencapai hasil yang diinginkan. Namun, sebelum menerapkan konsep AIDA, hal utama yang perlu kamu lakukan adalah riset tentang target pasar. Pastikan copy yang kamu tulis sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik mereka. Setelah itu, kamu bisa menggunakan konsep AIDA.

Berikut masing-masing tahapan beserta tips menulis copywriting berdasarkan konsep AIDA, diantaranya:

 

Attention
Tahapan pertama dari konsep AIDA adalah attention atau perhatian. Di tahap ini, penting bagi suatu bisnis memikirkan bagaimana strategi pemasaran yang mampu menarik perhatian publik terhadap keberadaannya. Meningkatkan hasil penjualan tidak akan berhasil apabila kamu tidak mampu menarik perhatian target pasar. Itu mengapa, tahap ini akan selalu berpengaruh dalam strategi pemasaran.

Pada implementasinya di copywriting, bagian awal tulisan, termasuk judul akan menjadi elemen yang menentukan. Mengutip dari Nata Connexindo, kalimat pertama harus menarik perhatian dan memancing rasa penasaran pembaca. Sebab, sebuah studi dari SilverPop di tahun 2018 mengatakan bahwa orang membutuhkan paling lama delapan detik saja untuk memberikan perhatiannya pada sesuatu yang baru. Sehingga, kamu perlu memastikan, apakah dalam waktu maksimal delapan detik, orang akan tertarik untuk melanjutkan membaca tulisanmu.

Cara-cara yang bisa kamu terapkan adalah membuat kalimat pendek yang provokatif dan menggabungkannya dengan sesuatu yang bisa menarik perhatian target. Apabila kamu memakai media digital, kamu bisa menggabungkannya dengan audio visual. Tidak hanya itu, kamu bisa mencantumkan pertanyaan di awal tulisan. Pastikan pertanyaanmu menarik perhatian pembaca untuk menjawab dan berkspektasi pada jawaban apa yang akan kamu berikan.

 

Interest
Setelah mendapatkan perhatian target, saatnya membuat mereka tertarik dengan promosi kamu. Mengutip dari Igem, kamu perlu menyadarkan pembaca bahwa mereka memiliki masalah yang penting untuk dipecahkan, bahwa segera menyelesaikan masalah adalah langkah yang harus diambil oleh mereka.

Dalam copywriting, cara yang bisa dilakukan untuk membangun interest pembaca adalah dengan menyajikan fakta, statistik, hingga studi kasus agar pembaca semakin yakin bahwa masalahnya perlu untuk segera diselesaikan.

 

Desire
Tahap ketiga dari konsep AIDA adalah desire atau keinginan. Setelah mengetahui bahwa masalah yang dihadapi oleh target pasar penting untuk segera diselesaikan, maka kamu perlu membuat pembaca berminat menggunakan penawaranmu untuk menyelesaikan permasalahan mereka. Mengutip dari Nata Connexindo, jika di tahap interest penting untuk menyajikan fakta, maka di tahap desire penting sebuah copy mampu memancing emosi pembaca.

Caranya adalah pastikan bahwa copy yang kamu tulis menampilkan keunggulan dari produk maupun jasa yang ditawarkan. Tidak lupa pula cantumkan manfaat apa saja yang bisa dirasakan oleh pembaca apabila menggunakan fitur unggulan yang kamu tawarkan. Di tahap ini, copy yang kamu tulis harus mampu membuat pembaca berpikir bahwa penawaranmu bisa memecahkan masalah mereka.

Mengutip dari Igem, kamu juga mematahkan barrier (halangan) yang masih membuat pembaca belum yakin. Caranya adalah dengan menyajikan review, testimoni, hingga jaminan refund apabila produk atau jasa tidak memuaskan.

 

Action
Action atau aksi merupakan tahap terakhir dari konsep AIDA. Sebuah copy harus mampu membuat pembaca pada akhirnya mengambil tindakan nyata untuk membeli, mendaftar, mengunduh, dsb. Tahap ini sering juga disebut call to action (CTA). Mengutip dri Nata Connexindo, dalam teknik copywriting, kamu bisa mencantumkan tulisan yang persuasif maupun kalimat perintah. Keputusan dari pembaca akan menentukan apakah ketiga tahap sebelum action benar-benar menarik untuk mereka ikuti atau tidak.

 

Demikian bagaimana empat tahap dari konsep AIDA mampu menentukan kegiatan copywriting. Melalui konsep AIDA, kamu bisa menulis sebuah copy yang mampu mencapai hasil yang diinginkan.

 

Written by Rimaya Akhadiyah

Sumber Referensi:

Belajar Digital Marketing: Tips Menulis Dengan AIDA untuk Copywriting. (2020, September 16). NataConnexindo. Retrieved May 1, 2021, from www.nataconnexindo.com/blog/belajar-digital-marketing-tips-menulis-dengan-aida-untuk-copywriting

Putra, G. A. (n.d.). Formula AIDA : Mengubah Traffic Menjadi Customer dengan Copywriting. Igem. Retrieved May 1, 2021, from igem.blog/digital-marketing/formula-aida-strategi-copywriting/amp/