[Photo Source: Sonja Langford on Unsplash]

Kita tahu tidak semua startup bisa bertahan dan dikatakan sukses. Banyak dari mereka justru gagal, entah sebelum atau setelah masuk di pasaran. Jadi, apa saja faktor yang memengaruhi kesuksesan startup?

Pada tahun 2015 di TED Conferences, Bill Gross seorang founder Idealab pernah mengatakan bahwa setidaknya terdapat lima faktor yang memengaruhi kesuksesan startup, diantaranya idea, team/execution, business model, funding, dan timing. Berdasarkan penelitiannya, berikut presentase kelima faktor yang menunjukkan seberapa kuat pengaruhnya terhadap kesuksesan sebuah startup.

[Image Source: Youtube/TED]

Dari ilustrasi di atas, timing menempati posisi paling atas sebagai faktor yang memengaruhi kesuksesan startup. Timing yang dimaksud di sini adalah kamu harus tahu apakah orang-orang akan menerima ide bisnismu atau tidak. Kamu perlu memperkirakan apakah ide bisnismu datang terlalu cepat sehingga orang-orang belum siap menerimanya, atau justru terlalu terlambat dan sudah terlanjur banyak pesaing besar yang harus kamu hadapi nantinya.

Contoh salah satu startup yang yang sukses karena muncul di momentum yang tepat adalah YouTube. Berdasarkan pengamatan Bill Gross, YouTube memang tidak memiliki model bisnis yang matang. YouTube muncul bersamaan dengan era internet dan kejenuhan orang-orang atas tayangan di TV. Karena ia muncul di momentum yang tepat, maka seperti yang bisa kamu nilai sekarang bahwa YouTube menjadi platform yang sukses dan masih bertahan.

Jika berbicara tentang timing, itu memang di luar kendali seseorang. Tidak ada yang mampu mengendalikan sebuah momentum. Timing bisa dipengaruhi oleh perubahan market, teknologi, dll. Namun, kamu masih bisa mengidentifikasi timing yang tepat untuk kemunculan startup-mu dengan cara-cara berikut, antara lain:

1. PESTLE Analysis
PESTLE merupakan kepanjangan dari Political, Economic, Social, Technological, Legal, dan Environmental factors. Kamu perlu memperkirakan timing yang tepat dari menganalisis keenam faktor eksternal ini. Kamu memang tidak dapat mengontrol perubahan apa yang harus terjadi, tapi kamu bisa beradaptasi agar tidak kalah. Tentu saja selain beradaptasi, kamu juga harus menemukan peluang untuk bisa mengambil keuntungan dari perubahan yang terjadi.

2. What, Why, dan How
Ketiga pertanyaan di atas perlu kamu tanyakan pada dirimu sendiri. Apakah solusi yang dibutuhkan dari perubahan market? Apa yang kamu pelajari dari kegagalan perusahaan sebelum-sebelumnya yang memiliki ide bisnis mirip seperti milikmu? Bagaimana intensitas waktu yang dibutuhkan untuk meluncurkan ide bisnis ke pasaran? Apakah kamu akan telat atau muncul di waktu yang tepat? Dan terakhir, kenapa harus sekarang kamu memulai bisnis startup? Pertanyaan-pertanyaan di atas, bisa kamu tanya dan jawab sendiri untuk tahu di momen seperti apa atau kapan tepatnya ide bisnis kamu bisa diterima di pasaran.

Jika sudah menyangkut timing, memang tidak ada cara pasti untuk menentukannya. Terlalu banyak faktor yang memengaruhi, sehingga kamu tidak punya kendali penuh untuk mengatur sesuka hati. Namun, kedua cara di atas bisa kamu lakukan untuk setidaknya tahu momen seperti apa yang kamu butuhkan untuk meluncurkan ide bisnis. Keempat faktor selain timing juga jangan dilupakan! Semakin kamu mampu mengimbangi semua faktor dengan baik, maka semakin besar kemungkinan startup yang kamu ciptakan sukses dan diterima oleh pasar.

Written by Rimaya Akhadiyah

Sumber Referensi:

Lawrence, J. (2018, December 6). How To Think About Timing: The Most Important Factor In Startup Success . Medium. Retrieved April 7, 2021, from https://medium.com/boulder-bits/how-to-think-about-timing-the-most-important-factor-in-startup-success-1f4528bc5690

TED. (2015, June 2). The single biggest reason why start-ups succeed | Bill Gross [Video]. YouTube. https://youtu.be/bNpx7gpSqbY