Saat ini, tidak sedikit orang yang memiliki impian untuk mendirikan startup sendiri. Hal tersebut lantaran orang yang mendirikan startup cenderung berakhir sukses dan memiliki penghasilan sendiri. Selain itu, bisnis startup di Indonesia memang terus mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, Indonesia menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang dinilai memiliki pertumbuhan bisnis startup cukup baik dan menjanjikan. Melihat pertumbuhan bisnis startup di Indonesia yang cukup banyak, beberapa perusahaan asing sudah mulai mencoba untuk melakukan investasi terhadap bisnis startup asal Indonesia. Maka dari itu, tidak heran bahwa kini banyak orang yang bermimpi untuk membangun bisnis startup sendiri dibandingkan bekerja dengan orang lain.

Di sisi lain, membangun bisnis startup bukanlah suatu hal yang mudah. Sebagai founder, kamu tidak dapat hanya mengandalkan keberanian saja. Perlu beberapa aspek yang perlu dibangun untuk menarik perhatian masyarakat, salah satunya adalah ide kreatif. Namun, ide kreatif tidak selalu langsung dimiliki oleh setiap orang, sehingga butuh stimulus untuk mendapatkan ide tersebut. Maka dari itu, bagaimana cara membangun ide kreatif untuk sebuah usaha bisnis startup? Berikut beberapa tips yang dapat kamu coba untuk membangun ide kreatif untuk suatu usaha bisnis startup!

1. Lihat Fenomena Sekitar
Cara tercepat yang dapat kamu coba adalah lihat lingkungan sekitarmu. Apakah terdapat fenomena yang terjadi dan belum terselesaikan? Jika iya, kamu dapat menjadikan hal tersebut sebagai latar belakang berdirinya bisnis startup-mu, sehingga bisnis startup-mu hadir sebagai solusi untuk permasalahan sosial. Namun, jika kamu tidak menemukan fenomena tersebut, kamu dapat mencobanya dari diri kamu sendiri. Apa yang kamu resahkan? Apakah hal yang kamu resahkan juga dirasakan oleh orang di sekitarmu? Jika kamu dan orang sekitarmu memiliki keresahan yang sama, tentu keresahan tersebut dapat kamu jadikan referensi dalam membangun bisnis startup.

2. Jangan Hanya Mengikuti Tren
Hal ini wajib untuk kamu ketahui. Pasalnya, jika kamu hanya mengikuti tren, maka kehadiran bisnis startup-mu akan cepat dilupakan orang. Maka dari itu, lihatlah dengan pandangan yang lebih luas. Mengikuti tren yang sedang berkembang seperti layanan e-commerce, layanan transportasi umum digital, dan lainnya memang sah-sah saja, namun kamu sangat disarankan menyisipkan keunikan di bisnis startup-mu. Jika kamu hanya menjiplak berbagai layanan dan fitur yang sudah ada, bisnis startup-mu tentu akan sulit untuk bersaing.

3. Ikuti Pelatihan
Pelatihan menjadi penting untukmu jika memang ingin fokus membangun bisnis startup. Pasalnya, kamu perlu modal ilmu yang kuat untuk menjalankan sebuah bisnis. Mengikuti pelatihan juga seringkali menjadi wadah untuk mencari relasi dan bertukar pikiran. Adapun orang yang mengikuti pelatihan memang memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun bisnis startup. Jika kamu beruntung, kamu mungkin akan menemukan satu atau beberapa orang yang memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun bisnis startup, sehingga kamu dapat melakukan kolaborasi bersama. Namun tetap, tujuan utama dari mengikuti pelatihan adalah mendapatkan ilmu.

4. Analisis Target Sasaran
Tips yang satu ini dapat kamu coba ketika kamu sudah merancang bisnis startup yang ingin kamu rintis. Sebelum dirilis secara publik, kamu perlu melakukan analisis pasar. Hal ini sangat direkomendasikan untuk kamu lakukan agar mengetahui apakah masyarakat cukup senang dengan kehadiran bisnis startup-mu atau justru masyarakat merasa bisnis startup-mu masih memiliki banyak kekurangan. Jika memang bisnis startup-mu memiliki banyak kekurangan, kamu tidak perlu berkecil hati. Sejatinya, tujuan utama dari analisis pasar adalah untuk menampung masukan dan pendapat dari masyarakat agar layanan yang ditawarkan dari bisnis startup-mu dapat sesuai dengan kebutuhan pasar.

5. Cari Partner dari Orang Dekat
Tips terakhir yang dapat kamu coba adalah cari partner yang kamu kenal secara baik. Hal tersebut perlu kamu pertimbangkan untuk menghindari partner yang berujung penipuan. Selain itu, orang yang kamu kenal secara baik juga dapat mendukungmu dalam keadaan apapun, sehingga dapat menambah semangatmu dalam merintis bisnis startup. Di sisi lain, akan lebih baik jika kamu menemukan orang yang memiliki visi misi yang sama denganmu dan merupakan orang yang kamu kenal dengan baik.

Bagaimana? Sudah menemukan ide kreatif setelah mengikuti tips di atas? Jika kamu belum menemukan ide kreatif, kamu tidak perlu takut dan mengurungkan niatmu untuk membangun bisnis startup. Tidak ada salahnya untuk terus mencari ide jika hal tersebut ditujukan untuk hal yang positif. Selamat mencoba dan tetap semangat!

(Written by Adrianus Sukanto)

 

Referensi

Rahayu, N. (2017, Oktober 25). 7 Tips Membangun Startup Sukses. Retrieved from Warta Ekonomi: https://www.wartaekonomi.co.id/read158805/7-tips-membangun-startup-sukses

Sumarno, R. (2018, November 3). 7 Cara dan Tips Memulai Bisnis Startup yang Bertahan Lama. Retrieved from IDN Times: https://www.idntimes.com/life/career/riyan-sumarno/tips-memulai-bisnis-startup-c1c2/7

Ulya, F. N. (2019, Juni 17). Mau Bangun “Start Up” tapi Bingung memulainya? Simak Tips Ini. Retrieved from Kompas: https://money.kompas.com/read/2019/06/17/141800426/mau-bangun-start-up-tapi-bingung-memulainya-simak-tips-ini?page=all

Yadika, B. (2018, Februari 19). 7 Tips Jitu Bangun Startup dari Nol. Retrieved from Liputan 6: https://www.liputan6.com/bisnis/read/3284067/7-tips-jitu-bangun-startup-dari-nol

Andrian, J. (2020, November 6). 4 Faktor Pendorong di Balik Suksesnya Startup Teknologi di Indonesia. Retrieved from Daily Social: https://dailysocial.id/post/faktor-pendorong-suksesnya-startup-indonesia