[Photo source: https://www.freepik.com/ijeab]

Kata “e-commerce” rasanya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Bagaimana tidak, e-commerce seperti Tokopedia, Lazada, hingga Shopee telah mendominasi pasar e-commerce di Indonesia selama beberapa tahun. Pasalnya, sudah bukan suatu fenomena unik lagi jika melihat e-commerce di Indonesia dapat berkembang pesat. Hal tersebut dikarenakan masyarakat Indonesia memang cenderung konsumtif. Sebuah survei dari Euromonitor mencatat, penjualan online di Indonesia sudah mencapai 1.1 milliar US Dollar. Hal tersebut tercatat hanya dalam kurun waktu 5 tahun, terhitung sejak 2014 hingga 2019 silam.

Jika dilihat secara persentase, e-commerce di Indonesia juga mencatatkan pertumbuhan yang sangat pesat. Menurut pernyataan dari Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementrian Kominfo, Septriana Tangkary, e-commerce di Indonesia mengalami pertumbuhan e-commerce sebanyak 78% dan menjadikan Indonesia menempati urutan pertama, disusul dengan Meksiko di urutan kedua. Perkembangan tersebut tercatat sejak 2009 hingga 2019 silam. Ini menandakan bahwa e-commerce di Indonesia memang sudah mengalami perkembangan sejak lebih dari satu dekade. Melihat hal tersebut, mungkin sekarang kamu menebak-nebak, mengapa e-commerce di Indonesia dapat berkembang pesat? Selain itu, siapa saja yang diuntungkan dari adanya fenomena ini? Untuk menemukan jawaban tersebut, yuk simak ulasan di bawah ini!

Faktor Utama E-commerce di Indonesia Dapat Berkembang Pesat

1. Mayoritas Penduduk Memiliki Akses Internet

(Photo source: https://www.freepik.com/jannoon028)

Sudah bukan rahasia lagi jika mendengar bahwa kehidupan sosial masyarakat Indonesia dipengaruhi oleh Internet. Sejak beberapa tahun terakhir, kehadiran Internet di Indonesia memang memudahkan masyarakat Indonesia untuk melakukan segala aktivitas, mulai dari berkomunikasi hingga berbelanja segala kebutuhan. Berdasarkan statistik pada tahun 2019, terdapat 130 juta penduduk yang memiliki akses ke Internet. Selain itu, diketahui terdapat 106 juta penduduk yang memiliki smartphone. Ini juga menjadi bukti utama bahwa masyarakat Indonesia cenderung melek teknologi. Dengan meleknya teknologi, wajar bukan jika masyarakat Indonesia gemar berbelanja online melalui layanan e-commerce?

2. Akses yang Mudah Untuk Bertransaksi

(Photo source: https://www.freepik.com/ijeab)

Melihat tingginya pengguna smartphone di Indonesia, maka jangan heran jika perusahaan e-commerce memanfaatkan hal tersebut. E-commerce pada dasarnya memang membentuk suatu layanan berbasis mobile dan website, sehingga dapat diakses dengan mudah sesuai selera. Selain itu, hadirnya fintech di Indonesia juga menarik minat masyarakat Indonesia untuk mencoba melakukan jual beli secara online. Bahkan, sebagian besar e-commerce kini sudah memiliki layanan fintech tersendiri untuk mempermudah pengguna melakukan pembayaran, salah satunya adalah ShopeePay.

3. Pilihan Beragam

(Photo source: https://www.freepik.com/jcomp)

Faktor ini juga diyakini menjadi daya tarik masyarakat Indonesia untuk bertransaksi secara online. Bagaimana tidak, kamu dapat menjangkau penjual yang berada di seluruh Indonesia tanpa harus datang ke toko tersebut. Selain itu, kamu dapat menemukan banyak produk serupa ketika ingin membeli sesuatu di e-commerce, sehingga memberikan kamu banyak pilihan dan pertimbangan sebelum membeli. Bahkan, tidak sedikit orang yang merasa bahwa harga yang ditawarkan di e-commerce cenderung lebih murah jika dibandingkan dengan harga yang ditawarkan di toko.

Siapa yang Diuntungkan dengan Berkembangnya E-commerce di Indonesia?

1. Layanan Ekspedisi

(Photo source: https://www.freepik.com/benzoix)

Tidak dapat dipungkiri, bahwa layanan ekspedisi kini juga mengalami perkembangan pesat. Bahkan, layanan ekspedisi kini sudah dapat menjangkau berbagai daerah terpencil di Indonesia. Secara tidak langsung, kualitas layanan yang ditawarkan oleh perusahaan logistik juga mengalami peningkatan. Kualitas ini dibuktikan dengan meningkatnya volume pengiriman barang yang terjadi oleh beberapa layanan ekspedisi di Indonesia. Untuk mengatasi tingginya volume pengiriman barang, beberapa perusahaan logistik telah menerapkan sistem sortir otomatis, sehingga dapat mempersingkat waktu dan meminimalisir kesalahan pengiriman. Bukti lainnya adalah naiknya peringkat Indonesia di Logistic Performance Index ada tahun 2018. Pada tahun tersebut, Indonesia berhasil naik 17 peringkat dan menduduki posisi ke-46.

2. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

(Photo source: https://www.freepik.com/gpointstudio)

Banyaknya layanan e-commerce di Indonesia tentu juga mendukung perkembangan UMKM. Dengan adanya e-commerce di Indonesia, para pelaku UMKM tidak perlu memikirkan biaya sewa toko. Selain itu, para pelaku UMKM juga dapat menjangkau pasar yang jauh lebih luas jika dibandingkan dengan berjualan di toko. Hal ini juga akan mendorong roda perekonomian Indonesia, terutama di daerah yang masih memiliki tingkat pendapatan kurang baik. Hal ini tentu memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi orang yang ingin memiliki usaha dengan modal yang minim.

3. Masyarakat Indonesia

(Photo source: https://www.freepik.com/pereslavtseva)

Secara umum, masyarakat Indonesia juga diuntungkan dengan perkembangan e-commerce di Indonesia. Namun, arti dari “diuntungkan” dalam hal ini adalah terbukanya lapangan pekerjaan baru. Sebagaimana yang kita tahu, perusahaan e-commerce seringkali membuka lapangan pekerjaan untuk menambah tenaga kerja. Hal ini dilakukan karena perusahaan e-commerce cukup sering melakukan kegiatan atau acara bulanan, seperti Sale 1.1 dan seterusnya. Selain itu, tidak sedikit perusahaan e-commerce yang sudah menyediakan jasa pengiriman dan langsung difasilitasi oleh perusahaan tersebut, salah satunya adalah Shopee Express. Layanan seperti ini tentu membutuhkan banyak pekerja dan tersebar di seluruh Indonesia. Di sisi lain, para pelaku UMKM yang sudah memiliki pendapatan cukup stabil dan membutuhkan tenaga kerja tambahan juga dapat membuka lapangan pekerjaan, walaupun mungkin gaji yang ditawarkan tidak terlalu tinggi. Namun, hal tersebut dapat meminimalisir pengangguran dan mendorong roda perekonomian Indonesia.

Itulah alasan mengapa e-commerce di Indonesia dapat berkembang dengan pesat dan beberapa pihak yang diuntungkan dengan adanya e-commerce di Indonesia. Layanan e-commerce akan sangat cocok bagi kamu yang ingin merintis startup dan memiliki visi untuk membuka lapangan pekerjaan secara luas.

(Written by Adrianus Sukanto)

 

Referensi

Kemkominfo: Pertumbuhan e-Commerce Indonesia Capai 78 Persen. (2019, Februari 28). Retrieved from Kominfo: https://kominfo.go.id/content/detail/16770/kemkominfo-pertumbuhan-e-commerce-indonesia-capai-78-persen/0/sorotan_media

Praditya, D. (2019, Februari 13). Prediksi Perkembangan Industri E-commerce Indonesia pada Tahun 2022. Retrieved from Tech in Asia: https://id.techinasia.com/prediksi-ecommerce-indonesia

Rahayu, N. (2019, Februari 19). Pertumbuhan E-Commerce Pesat di Indonesia. Retrieved from Warta Ekonomi: https://www.wartaekonomi.co.id/read216302/pertumbuhan-e-commerce-pesat-di-indonesia.html

Tren dan Peluang Industri E-Commerce di Indonesia 2020. (2020, Februari 6). Retrieved from CNN Indonesia: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200205204206-206-472064/tren-dan-peluang-industri-e-commerce-di-indonesia-2020

Wdiarini, A. D. (2019, Desember 10). Terus Tumbuh Signifikan, Begini Masa Depan E-Commerce di Indonesia. Retrieved from Kompas: https://money.kompas.com/read/2019/12/10/110500326/terus-tumbuh-signifikan-begini-masa-depan-e-commerce-di-indonesia