Setelah mengetahui bagian dari tim Web Developer, yaitu Front End Developer, Back End Developer dan Full Stack Developer yang merancang sekaligus membuat sebuah website. Sekarang kita akan membahas istilah-istilah penting yang berkaitan dengan website, yaitu Hosting, Domain, dan Server. Ketiga istilah tersebut saling berkaitan dalam membangun sebuah website, tetapi juga memiliki perbedaan fungsi satu sama lainnya. Lebih dalam yuk kita bahas pada penjelasan dibawah ini.

Baca Juga: “Mari Cari Tahu Tentang Front End, Back End, dan Full Stack Developer!

Hosting
Hosting merupakan tempat untuk menyimpan data yang ada di dalam website seperti gambar, video, audio, dan sebagainya. File-file yang tersedia akan disimpan dalam sebuah tempat yang bernama server hosting.

Server hosting yaitu tempat penyimpanan data yang dimana server akan menampilkan data-data tersebut pada web client (browser) seperti Chrome, Mozilla, Safari, dan Opera. Oleh karena itu, server hosting harus memiliki jaringan internet dengan kecepatan tinggi agar server tidak down sehingga menyebabkan website tidak dapat di akses.

Terdapat 2 jenis hosting, yaitu shared hosting dan cloud hosting.
a. Shared hosting
Shared hosting merupakan jenis hosting dengan harga terjangkau yang digunakan oleh beberapa website sekaligus sehingga kecepatan website pun terbagi-bagi dengan para pengguna lainnya.
b. Cloud hosting
Sedangkan, cloud hosting merupakan layanan hosting yang disimpan pada server dan terhubung melalui internet. Pada hosting ini, server yang digunakan bisa lebih dari satu sehingga server bermasalah masih ada sever cadangan yang masih bisa digunakan.

Domain
Domain merupakan nama atau alamat yang sudah ditentukan dan diatur oleh sebuah pengelola nama domain untuk sebuah website. Badan pengelola nama domain di Indonesia diatur oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI).

Keberadaan domain diibaratkan sebagai “letak geografis” sebuah website tapi alamat tersebut berbentuk alamat IP (IP address). Sebuah nama domain tidak bisa dibeli, melainkan hanya dapat di sewa dan harus diperbarui setiap tahun. Contoh dari domain tersebut ialah www.bandungdigitalvalley.com.

Ada beberapa jenis Domain, yaitu Top Level Domain, Second Level Domain, dan Third Level Domain.
a. Top Level Domain
Top Level Domain merupakan tipe domain tertinggi dalam struktur DNS di internet. Contohnya yaitu .id; .com; .web; dan sebagainya.
b. Second Level Domain
Second Level Domain yaitu nama domain yang didaftarkan. Seperti, bandungdigitalvalley.com, nah kata “bandungdigitalvalley” merupakan bagian dari Second Level Domain-nya.
c. Third Level Domain
Dikenal juga sebagai sub domain. Third Level Domain digunakan untuk keperluan tertentu seperti mengelompokkan sub infomasi yang terlepas dari domain utama tetapi masih berkaitan dan digunakan untuk kepentingan internal bisnis perusahaan. Contohnya yaitu news.bandungdigitalvalley.com, maka kata “news” merupakan bagian dari Third Level Domain-nya.

Baca Juga: “5 Rekomendasi Channel YouTube Untuk Belajar Bisnis Startup!

Server
Server merupakan sebuah sistem komputer yang menyediakan layanan tertentu dalam satu jaringan komputer. Ia akan bekerja ketika terdapat permintaan dari client, yaitu browser yang digunakan pada saat mengakses website.

Server harus selalu disimpan di sebuah data center yang didukung oleh fasilitas lengkap agar mesin server dapat bekerja optimal saat diakses dari seluruh dunia dan tidak mudah rusak sehingga dapat bertahan lama.

Tapi, sebenarnya server berbeda dengan hosting walaupun kegunaannya sama-sama menampung data. Untuk menyimpan data server menggunakan software dan hardware agar browser dapat menampilkan halaman website yang dikehendaki.
a. Hardware
Perangkat keras (hardware) server terdiri dari prosesor dan RAM yang menjalankan sistem operasi yang disebut network operating system.
b. Software
Sedangkan perangkat lunak (software) mengontrol akses file-file yang ada dalam sebuah website. Adapun jenis-jenis software server yang biasa digunakan yaitu Apache Tomcar, Microsoft Windows server 2008 IIS (Internet Information Services), nginX, Zeus dan Sun Jawa System.

Baca Juga: “Social Enterprise: Tren Baru Dunia Start Up!

Kesimpulannya ialah Hosting merupakan tempat penyimpanan file, Domain sebagai identitas/nama website dan server sebagai tampilan permintaan client melalui browser/mesin pencarian. Jika kamu ingin menggunakan layanan website, pastikan sudah terjamin keamanan dan kecepatannya yaa~ agar website kamu selalu aman dan tidak terjadi gangguan yang bisa merugikan website-mu.

(Ditulis Oleh Rahmi Ramadhani) (Foto oleh Pixabay dari Pexels)

Referensi:

Angga, W. (2021, Januari 26). Apa itu Domain, Hosting, SSL, & Website? Diambil kembali dari domainesia: https://www.domainesia.com/panduan/apa-itu-domain-hosting-ssl-website/

Anggoro, D. (2021). Mengenal Perbedaan Hosting, Domain, dan Server. Diambil kembali dari Whello: https://whello.id/tips-digital-marketing/perbedaan-hosting-domain-dan-server/

Team, D. (2021, Januari 22). Apa Perbedaan Hosting, Server, dan Domain? Diambil kembali dari Dewaweb: https://www.dewaweb.com/blog/perbedaan-hosting-server-dan-domain/