Rabu (08/Juli) telah terselenggara agenda “Kick-Off Startup Indigo Batch I – 2020” dengan langsung dihadiri Direktur Digital Business PT Telekomunikasi Indonesia Tbk yang baru dua minggu menjabat, Muhammad Fajrin Rasyid.

Hadir pula Operational Vice President (OVP) Group of Digital Strategy TELKOM Group, Asli Brahmana, yang memberikan welcoming speech pada acara yang dihadiri sekitar 100 orang partisipan melalui CloudX milik Telkomsel sebagai cloud-based communication tool untuk kegiatan online tersebut.

Adapun startup yang mengirimkan proposal pada penerimaan startup Indigo Creative Nation batch I – 2020 ini sebanyak 201 startup, namun yang terpilih sejumlah 18 startup dari berbagai kategori mulai dari Education, Health, Big Data/Artificial Intelligence, Internet of Things/Machine to Machine, Cloud Services & Virtualization, Logistic, Government, dan Tourism.

Dari 18 startup yang terpilih ketat melalui tahapan On Desk Selection hingga Pitching di hadapan puluhan juri ini, terdata startup yang masuk tahap Market Validation (MV) sejumlah tiga startup, tahap Business Model Validation (BMV) sejumlah empat startup, sementara sebelas lainnya didominasi oleh startup tahap Product Validation (PV).

Di bawah ini merupakan nama-nama ke-18 startup tersebut lengkap dengan tahapan dan deskripsinya sebagai berikut:

Startup Tahap Market Validation

Startup ke-1: Schoters

Kategori: Education

Deskripsi: Platform persiapan untuk kuliah di luar negeri mulai dari konsultasi pendaftaran, belajar bahasa asing, persiapan ujian, translasi dokumen serta medical check-up.

Startup ke-2: ZiCare

Kategori: Health

Deskripsi: Sistem informasi rumah sakit yang meliputi tiga aspek yaitu administrasi, sistem klinis dan data medis, serta sistem proses klaim asuransi.

Startup ke-3: Verihubs

Kategori: Big Data/Artificial Intelligence

Deskripsi: Penyedia Web API dan Mobile SDK untuk implementasi biometric verification.

Startup Tahap Business Model Validation

Startup ke-1: QUIZ ID

Kategori: Education

Deskripsi: Platform quiz edutainment dengan sistem transparan dan gamification.

Startup ke-2: Fammi

Kategori: Education

Deskripsi: Platform layanan edukasi keluarga.

Startup ke-3: SIAB

Kategori: Internet of Things (IoT)/Machine to Machine

Deskripsi: IoT Water Management System berupa penemuan sumber mata air, filtrasi air bersih, dan pendistribusian air bersih.

Startup ke-4: Fishgator

Kategori: Internet of Things/Machine to Machine

Deskripsi: Platform budidaya perikanan darat berbasis IoT dan Management Data System.

Startup Tahap Product Validation

Startup ke-1: Sertiva

Kategori: Education

Deskripsi: Platform sertifikasi digital SaaS yang tujuannya adalah membantu lembaga untuk menerbitkam sertifikasi digital yang dapat diverifikasi, sehingga dapat mencegah penipuan sertifikat dan menjaga kepercayaan lembaga maupun masyarakat.

Startup ke-2: Bepahkupi

Kategori: Education

Deskripsi: Platform yang menghubungkan petani kopi langsung dengan customer.

Startup ke-3: Silang.id

Kategori: Education

Deskripsi: Platform yang digunakan untuk belajar bahasa isyarat Indonesia.

Startup ke-4: XRGIS

Kategori : Big Data/Artificial Intelligence

Deskripsi : Platform yang digunakan untuk mengubah, mengumpulkan, dan memvisualisasikan tipe data tradisional menjadi wujud augmented reality.

Startup ke-5: LexDigi

Kategori: Cloud Services & Virtualization

Deskripsi: SaaS (Software as a Service) untuk menyimpan dan memonitor dokumen legal serta mendukung kegiatan due diligence perusahaan.

Startup ke-6: Jwalaku

Kategori: Logistic

Deskripsi: B2B (Business to Business) marketplace platform yang dibangun khusus untuk perdagangan grosir untuk produk fashion Indonesia.

Startup ke-7: Digides

Kategori: Government

Deskripsi: Platform untuk tata kelola desa yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pembangunan desa dengan teknologi informasi.

Startup ke-8: Dukung Calonmu

Kategori: Government

Deskripsi: Platform digital yang digunakan untuk mendukung para kontestan politik dalam proses kampanye pada kontestasi pemilihan.

Startup ke-9: Klik Adzkia

Kategori: Education

Deskripsi: Aplikasi untuk tes masuk sekolah kedinasan.

Startup ke-10: Teman Belajar

Kategori: Education

Deskripsi: Platform pendidikan berbasis teknologi dengan konsep blended learning yang mengintegrasikan antara pembelajaran online dan tatap muka (offline).

Startup ke-11: Digitiket

Kategori: Tourism

Deskripsi: Platform virtual tour dan ticketing untuk wisata dan event yang terintegrasi dengan gate system berbasis IoT dan Point of Sales.

Besar harapannya bahwa ke-18 startup Indigo yang baru terpilih ini bisa memberikan dampak dalam pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Selamat bergabung di keluarga besar Indigo Creative Nation!